Entrepreneurship/kewirausahaan adalah suatu proses dalam melakukan atau menciptakan sesuatu yang baru dengan cara kreatif dan penuh inovasi yang memberikan manfaat bagi orang lain dan bernilai tambah.
Menurut Eddy Soeryanto Soegoto, pengertian kewirausahaan adalah usaha kreatif yang dilakukan berdasarkan inovasi untuk menghasilkan sesuatu yang baru, memiliki nilai tambah, memberikan manfaat, menciptakan lapangan kerja dan hasilnya berguna bagi orang lain.
Ciri-ciri seorang entrepreneur adalah:
Mempunyai keyakinan, mandiri, individualis, optimisme
- Berorientasi kepada tugas dan hasil
Orientasi
laba, ketekunan, ketabahan, tekad yang kuat, pekerja keras, energik,
berinisiatif.
- Pengambil resiko
- Kepemimpinan
Berjiwa
pemimpin, bergaul dengan orang lain, menerima saran atau kritik yang membangun.
Memiliki
inovasi dan kreatifitas tinggi, serba bisa, fleksibel, mempunyai jaringan
bisnis
- Berorientasi ke masa depan
- Jujur dan tekun
Sikap Entrepreneur
- Disiplin
- Komitmen tinggi
- Jujur
- Kreatif dan inovatif
- Mandiri
- Realistis
seorang entrepreneur harus memiliki kompetensi sebagai berikut
knowing your businnes, mengetahui semua aktivitas bisnis
knowing the basic business management, mengetahui dasar pengelolaan bisnis
having the proper attitude, memiliki sikap yang sempurna terhadap usaha yang dilakukan
having adequate capital, memiliki modal yang cukup. modal tidak hanya berbentuk materi, tetapi juga rohani
financial competence, memiliki kompetensi dalam bidang keuangan, mengatur pembelian, penjualan, pembukuan, dan perhitungan laba/rugi.
managing time efficiensi, kemampuan mengatur waktu seefisien mungkin
managing people, kemampuan merencanakan, mengatur, mengarahkan, menggerakkan, dan mengendalikan orang dalam menjalankan perusahaan.
satisfying customer by providing high quality product, memberi kepuasan kepada pelanggan dengan cara menyediakan barang dan jasa yang bermutu, bermanfaat, dan memuaskan.
knowing how to compete, mengetahui strategi/cara bersaing.
coping with regulation and paperwork, membuat aturan/pedoman yang jelas tersurat tidak tersirat didalam perusahaan.
technical competence, memiliki kompetensi dalam bidang rancang bangun sesuai bentuk usaha.
marketing competence, memiliki kompetensi dalam menemukan pasar yang cocok, mengidentifikasi pelanggan dan menjaga kelangsungan hidup perusahaan.
human relation competence, kompetensi dalam mengembangkan hubungan personal, seperti hubungan relasi dan menjalin kemitraan antarperusahaan.